Kala senja melukis warna di langit biru,
Ada alunan rindu yang berbisik lembut untukmu.
Rangkaian kata terukir manis mengikat rasa,
Indah parasmu menenangkan jiwa yang gelisah.
Namanya abadi dalam tiap lembar kisah,
Aliran kasih yang tak pernah usai tercipta.
Osamah rindu menjelma hangat dalam dekapan,
Langkahmu menuntun terang di tengah kegelapan.
Ikatan takdir merajai setiap sudut ruang,
Variasi nada kasih bergema indah bergulung sang bayang.
Ibunda bumi pun bersaksi atas pesonamu,
Abadinya namamu terpatri manis di kalbu.