Pagi itu, Rani datang ke sekolah lebih awal. Saat melewati lorong kelas, ia melihat dinding sekolah penuh dengan coretan. Beberapa meja juga dipenuhi tulisan yang tidak pantas. Rani merasa sedih karena sekolah yang seharusnya bersih dan nyaman justru dirusak oleh siswa yang tidak bertanggung jawab.
Rani kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada guru piket. Setelah diperiksa, ternyata pelakunya adalah beberapa siswa yang ingin terlihat keren di depan teman-temannya. Mereka menganggap mencoret-coret fasilitas sekolah hanyalah hal biasa.
Guru pun menasihati mereka bahwa vandalisme bukanlah tindakan yang membanggakan. Selain merusak keindahan sekolah, perbuatan itu juga membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Akhirnya, para siswa tersebut mengakui kesalahannya dan membantu membersihkan coretan di dinding serta meja. Mereka juga berjanji tidak akan mengulanginya lagi.
Sejak saat itu, Rani dan teman-temannya sadar bahwa menjaga kebersihan dan fasilitas sekolah adalah tanggung jawab bersama. Mereka pun berusaha menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih, indah, dan nyaman untuk belajar.
Coretan di Dinding Sekolah