1000340327
DEADLOCK DI PERON SUNYI

DEADLOCK DI PERON SUNYI

​Asifudin HD 

Kereta terakhir telah berlalu,

maka tidak ada lagi langkah untuk saling menyusul.

Dua orang berdiri di ujung peron yang sama,

namun saling menolak menjadi yang pertama menyapa.

Aku menunggu ponselmu berdering,

sementara kamu menunggu gengsiku tumbang di pelataran.

Kita berdua sama-sama merindukan pintu yang terbuka,

tetapi masing-masing kita memegang kuncinya dari dalam.

Tak ada sergahan, tak ada benci yang histeris.

Hanya dua orang dewasa yang terjebak dalam siklus saling menunggu.

Sistem ini mati perlahan bukan karena benci,

melainkan karena kita sama-sama menolak untuk mengalah.

Kita sama-sama memindai fajar, lalu menyadari:

bahwa rindu ini masih sangat besar,

namun dipaksa mati suri dalam deadlock yang dingin,

terhenti abadi di antara dua gengsi yang sama-sama menolak mengalah.

2020

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait