petrikor beraroma yang menguar hebat lalu disambut padu oleh wangi melati gambir dari penghujung malam.
untuk yang tak terusut dengan rela menyelinap dalam-dalam lalu dengan sungguh-sungguh tercekik.
tengiknya bangkai kecoak membuat penciuman terasa pedih, perih.
ruang dengan putri tidur kian membaui puspa yang lebih tenang ketimbang sebelumnya.
ihwal itu, barangkali kursi pedestrian itu menjelma raksasa? barangkali hangat memang merindukan dan dirindukan senyap?
— maw, @ kucing segelas susu (in medium)