Ketika dunia terasa begitu bising,
ada hadirmu yang membuatnya hening.
Seperti menemukan teduh
di tengah hari yang terlalu terik.
Tak perlu banyak bicara,
cukup duduk dan tetap di sana.
Sebab terkadang,
seseorang bisa menjadi tenang
tanpa melakukan apa-apa.
Dan ketika langkahku mulai lelah,
kau seperti tempat untuk berhenti,
seperti rumah yang tak bertanya
mengapa aku ingin kembali.
Mungkin inilah yang disebut penyembuh—
bukan obat, bukan pula keajaiban,
melainkan seseorang
yang membuat hati berkata,
“aku baik-baik saja.”