Hujan Ungu
(Akrostik dari nama Raihan Pratama)
Karya: Raihan Pratama
Rintik turun perlahan di atas kota yang mulai sunyi
Ada namamu yang terukir dalam pikiran
Ingin ku mengingatnya, tetapi sulit
Hari-hari terjalani dengan kebingungan
Andai aku bisa mengingatnya di akhir hari
Nanti kan ku ulik untuk menghilangkan kebingungan
Pulang dengan sebuah tanda tanya yang terukir
Riuh pikiran yang begitu mengganggu angan
Tidak terbayang oleh diriku, bagaimana jika relasi ini berakhir begitu saja
Aku pusing untuk berpikir
Mau saja bila ada tawaran untuk beristirahat
Aku akan menerima dengan pikiran sunyi