kabar bahagia
karya: Rizky dwi pratama, XI-I
Namaku Rizky, aku adalah seseorang yang percaya bahwa dimanapun kita berada, Kita Pasti akan bertemu seseorang yang bisa membuat kita tersenyum bahagia. Aku Sekarang Percaya bahwa Perkataan tersebut benar-benar terjadi.ketika aku duduk dibangku kelas 10, aku belum bisa merasakan Perasaan tersebut. Saat itu aku masih terlalu Sibuk dengan dunia ku sendiri, dan juga saat itu aku sedang mencari banyak teman.
Ketika itu, aku selalu ditanya oleh temanku. Mereka bertanya kepadaku adakah diantara teman-teman, Perempuan ku yang Paling aku suka. Aku diam sejenak dan berkata banwa tidak ada sama sekali yang aku suka secara spesial. Saat itu belum ada seseorang yang bisa Memberikan ku senyum Yang Membuatku bahagia.
Namun menjelang kenaikanku ke kelas 11, ada seseorang yang tidak aku duga akan masuk kedalam cerita hidupku. orang itu tiba-tiba mengirimkan Pesan kepadaku, Dia menanyakan asal sekolahku dulu. Aku sejenak bertanya Pada diriku, Siapakah dia? Kenapa ia Mengirimkan pesan tersebut. Aku Pun Menanyakan kepada temanku Manda apakah dia mengenali Perempuan tersebut. Dan Manda Pun Menyebutkan namanya yaitu tiara. Aku Semakin Penasaran kenapa dia tiba-tiba Mengirimiku Pesan.
Saat Itu Tiara hampir setiap hari mengirimiku Pesan, dia menanyakan hal-hal random bahkan setiap pagi la selalu memastikan apakah aku sekolah atau tidak. Anehnya, aku Sama Sekali tidak terganggu oleh kehadiran Tiara. Interaksi kecil Melalui saling tukar Pesan di instagram Menimbulkan Perasaan yang nyaman.
Semakin sering aku bertukar pesan semakin Jelas Juga tujuan la sebenarnya. Aku memiliki firasat bahwa ia Memiliki Perasaan kepadaku. tapi Aku tidak ingin langsung Menuduhnya karena aku ingin memastikan apakah hal Itu benar. Dan tak disangka suatu hari ketika istirahat, untuk Pertama kalinya aku berpapasan dengannya, dia melihat ke arahku dan memberikan Senyuman yang benar-benar Indah. Untuk Pertama kalinya ada seseorang yang dengan tulus memberikan ku senyuman. Perasaan ku yang datar Ini Seakan tergoyahkan.
kami semakin sering bertemu, dan ia tidak pernah bosan Memberikan senyuman Manisnya. Dan disaat itulah hatiku memunculkan satu nama, yaitu Tiara. Senyuman la bisa benar-benar merubah suasana hatiku, Yang Pada awalnya aku cuek Padanya dan Sekarang aku seakan ingin terus melihat Senyumannya.
Aku Selalu menceritakan Tiara kepada temanku Naila. Dan setelah aku memberitahu Naila bahwa aku jatuh Suka Pada Tiara, dia menyuruhku untuk segera menyatakan Perasaanku kepada Tiara, Namun aku ragu akan hal itu. Aku takut tidak bisa membuat Tiara bahagia, Sehingga aku beberapa kali Mengurungkan niatku.
Namun tiba suatu hari dimana aku Memberanikan diri untuk menyatakan Perasaan ini. Aku sudah siap mengambil Semua resiko termasuk resiko ia akan menjauh dariku.
Aku Pun Mengirimkan Pesan kepadanya, aku berkata bahwa aku Suka kepadanya berkat senyumannya Yang memikat ku. Tapi aku bingung apakah aku bisa membuat ia bahagia dengan segala kekuranganku ini, Sehingga aku belum bisa Menjalani hubungan yang lebih serius.
Dan dia Pun Memberikan jawaban yang Membuatku tersenyum, la akhirnya mengakui Perasaannya dan juga la Senang karena aku berani berkata jujur kepadanya. Kemudian, la juga berkata bahwa ia sedang Fokus belajar untuk tes Masuk Perguruan tinggi Sehingga ia juga belum bisa Menjalani hubungan yang lebih serius. Namun ada satu Kalimat yang membuatku senang. Dia berkata Meskipun hanya berteman, Perasaannya padaku akan tetap sama.
Selepas itu semua, kami berdua semakin dekat. Kami tidak Perlu menyembunyikan Perasaan kami lagi sekarang. Namun Rasa bingungku belum berhenti disitu. Timbul beberapa Pertanyaan dibenakku, apakah aku bisa terus membuat ia tersenyum?Apakah aku dan dia bisa bersama Suatu hari nanti?.