MERUPAKANMU
Asifudin HD
Kenapa aku menulis puisi?
Sebab di luar sana, angin tak punya jemari
dan di dalam dada, sunyi tak punya raga.
Aku menulis, agar perasaan merupa bentuknya.
Agar rindu yang tak kasatmata,
memiliki sepasang sayap dari ejaan huruf.
Agar luka yang tak berdarah,
menemukan penawar pada tanda koma.
Kata-kata adalah tanah liatnya,
dan jemariku adalah penempa garis nasibnya.
Di atas kertas ini, bait demi bait bangkit,
menjelma tubuh yang bisa kaudekap,
menjadi wujud yang tak lagi senyap.
Sebab perasaan tanpa puisi,
adalah jiwa yang selamanya tersesat
mencari jalan pulang ke dunia nyata.
Bandung, 02 Oktober 2026
