Namamu tinggal di antara sunyi dan suara,
Awan pun seakan tahu ke mana langkahmu bermuara.
Zaman boleh berubah, malam boleh berganti,
Rindu kadang datang tanpa permisi.
Ibarat bintang yang jauh dari pandangan,
Entah mengapa tetap terasa dalam ingatan.
Lalu waktu berjalan, membawa banyak cerita.
Pada akhirnya, semua akan menjadi kenangan,
Untuk setiap langkah yang pernah diperjuangkan.
Tak perlu abadi untuk menjadi berarti,
Rasanya cukup pernah hadir di satu sisi.
Agar namamu tetap hidup dalam sebuah puisi.