ae6740e3ea4864bfa65b82873baaa833-1
PESAN YANG TAK TERKIRM

Suatu sore di Braga, terlihat seorang remaja  perempuan berambut Ikal dan menggunakan baju berwarna biru sedang berjalan membawa barang belanjaan, ia bernama Kinara. Saat kinara sedang berjalan tiba – tiba seorang remaja laki-laki bertubuh tinggi berambut keriting dan menggunakan baju berwarna putih tak sengaja menabrak dirinya hingga barang-barangnya terjatuh berserakan di lantai. Kemudian laki-laki itu membantunya berdiri dan membereskan barang-barang yang jatuh itu, laki-laki itu memulai percakapan.

“Eh… maaf aku tidak sengaja menabrakmu” ucap laki-laki itu

Kinara pun menjawab “Iya gapapa kok aman”

“Kenalin nama aku Rasya, kalo boleh aku mau minta kontak kamu sebagai permintaan maaf nantı”

“Kenalin juga aku kinara. Boleh, ayo tukeran kontak”

Setelah mereka berturar kontak, mereka pun pulang ke rumah nya masing-masing.

 

Esok pagi Kinara pergi ke sekolah seperti biasa. Tak di sangka- sangka, ternyata Rasya pun bersekolah di tempat yang dengan Kinara. Mereka tidak sengaja berpas – pasan saat berangkat sekolah tadi. Hari demi hari mereka semakin dekat, chatan hampir setiap hari, sering Istirahat bareng bahkan sampai main di luar sekolah berdua. Tak di sangka-sangka ada perasaan yang tumbuh di hati Rasya terhadap Kinara, hari-hati yang mereka lalui terasa semakin hangat dan menyenangkan.

Tak terasa satu tahun sudah berlalu, hari ini pun tiba hari dimana kami para senior merayakan  harı kelulusan. Rasya sudah mempersiapkan diri untuk mengungkapkan perasaan dan sebuah buket bunga untuk di berikan kepada Kinara. Satu jam dua jam berlalu tapi Kinara tidak bisa di temukan, Rasya sudah berusaha menghubungi Kinara lewat ponselnya namun tetap tidak ada jawaban. Tidak ada pilihan lain selain bertanya kepada teman sekelasnya dan dari situ Rasya pun tahu bahwa Kinara sudah pindah ke yogyakarta sejak tadı malam.

Dua hari pun berlalu saat Rasya sedang bermain ponsel ia tiba-tiba mendapatkan pesan darı Kınara Pesan itu berisi.

“Hai Rasya apa kabar? maaf aku barlı bisa meng. hubungi mu, aku mau mengabarı mu sesuatu”. Rasya pun langsung tergesa-gesa menjawab pesan itu.

“Hai juga Kinara, kabar aku baik, gimana kabar mu? lya gapapa kok. apa yang ingin kamu beri tahu?”

“ ingin memberi tahu mu bahwo aku sudah pindah dan akan menetap di yogyakarta maar aku baru memberi kabar ini sekarang”.

“Tidak apa” Jawab Rasya

Setelah mendapat kabar itu, Rasya pun menerung meletakkan ponselnya di samping dirinya, dia menyesal karena terlambat mengungkapkan perasaannya.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait