Satu sampah seribu masalah
bel berbunyi pintu kelas terbuka budi si pelaku memanggil Andi Pelaku ke dua yang duduk di depan, Andi menoleh kebelakang. “Andi kemarı” kata budi lalu andi menghampiri budi, budi mengajak andi ke kantin “Andi ayo kita ke kantin” andi menjawab “ayo”, mereka berdua Pergi ke kantin
Suasana kantin ramai andi dan budi bertemu dengan temannya Lina si cepu, lina bertanya “mau beli apa budi dan andi?” mereka mengawab “mau beli gacoan lina” dengan tersenyum, lalu andi dan budi mengantri untuk membeli gacoan, Setelah gilirannya budi memesan 2 Porsi gacoan Satu porsi untuk dirinya Satu Porsi untuk temannya andı.
Gacoan matang, budi menerima dua Porsi gacoan tersebut lalu andi bertanya “mau makan di mana budi?” di bk dekat air kata budi. mereka berdua pun Pergi ke bk dengan membawa keresek hitam berisi 2 Porsi gacoan, setiba di bk mereka membuka keresek hitam yang berisi gacoan lalu menikmati gacoan tersebut sembari angin bertiup ke arah mereka
Andi dan budi selesai makan, lalu membuang bungkus makanan ke lantai, mereka berdua pergi, lina melihatnya lalu melaporkan andi dan budi ke bk
Saat di bk andi dan budi di nasihati oleh guru bk” kalau kita membuang sampah sembarangan, lingkungan kita bisa kotor” kata guru bk
budi dan andi mengangguk. Sejak saat itu, mereka mengajak teman-temannya menjaga kebersihan sekolah
mereka sadar bahwa satu sampah kecil bisa menimbulkan masalah besar Jika dibiarkan