semarak maraknya dunia kujajali, tuhan pertemukan aku dengan kamu, tidak lelah kujalani hari hari— akan tetapi, akankah dirimu kumiliki?
elok sekali parasmu buat diriku terpaku batu, sayangku— kau seindah itu.
senyum mu buatku diam membisu, seribu bahasa pun tak mampu ceritakan bagaimana indahnya dirimu, begitu banyak orang yang dambakan dirimu— begitu banyak juga orang yang cintai dirimu
kau begitu di damba dan di cinta— sayangku.
