1000348877-1
Sepinya kehilangannya

Tiap hari ku memandang wajahmu 

Inginku jaga pandanganku 

Agar pandanganku tak pernah melanda 

Rasa duka yang datang begitu saja 

Aku memeluk ikhlas kepadanya 

Kemudian hari aku merasa kesepian

Hilangnya seseorang yang begitu penting

Oh… Tuhan mengapa kau mengambilnya dariku

Ibu dan aku kini kesepian tanpanya

Rumah yang awalnya ramai kini menjadi sepi

Untuknya ku berdoa agar berada di Surganya

Namun hatiku belum sepenuhnya ikhlas

Namanya masih terlintas di benakku

Isi pikiranku yang dipenuhi namanya

Sampai kapanpun dia takkan kembali 

aku perlahan-lahan mengiklankannya 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait