1000773794
Sistem Kebut Semalam

Sistem kebut Semalam

Layar ponsel yang menyala terang diatas meja belajar Syifa menjadi satu-satunya sumber cahaya dikamarnya yang sudah Sunyi pukul dua pagi. Di Seberang layar, Fitria tampak menguap lebar Sambil memegang Cangkir teh hangat di kamarnya sendiri, terhubung melalui panggilan video yang sudah berjalan Selama dua jam. Di hadapan masing-masing mereka, tumpukan buku Matematika dan catatan rumus berserakan, menemani Kepanikan Khas pejuang Sistem kebut Semalam yang baru sadar PTS sudah di depan mata. Dengan mata memerah dan keduanya Saling menyimak Catatan latihan Soal dan rumusnya demi target nilai aman diatas KKM.

“Fit, kalo soal esai nanti Keluar matriks yang kemarin, Kamu masih ingat rumusnya nggak?” bisik syifa parau lewat pengeras Suara ponselnya.

Fitria menghela nafas panjang sambil memijat Pelipisnya.” Jangankan rumus syif, cara ngerjainnya aja udah hampir ilang dikepalaku. pokoknya besok minimal kita harus dapat nilai diatas KKM, titik!” Keluh Fitria penuh tekad.

Semua orang mengira Syifa dan fıtria adalah siswi Santai yang tidak pernah ambil pusing soal belajar. Padahal sebenarnya, mereka rela berkorban waktu tidur di kamar masing-masing untuk saling menemani berjuang mati -matian lewat layar ponsel demi menyelamatkan angka di rapor mereka, ketika bel ujian berbunyi keesokan paginya, Selembar soal yang dibagikan membuktikan bahwa bergadaig daring mereka tidak sia-sia, senyum lega akhirnya terbit di bıbır keduanya.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait