IMG_20261020_131113
Tukang cilor beli motor

TUKANG CILOR BELI MOTOR

 

Ada seorang bapak-bapak yang sedang berjualan cilor bernama Ujang. Ujang kepikiran untuk membeli motor baru karena dia masih menggunakan motor lamanya. Ujang sudah berjualan cilor cukup lama sekitar 4 tahunan bersama motor lamanya.

 

Disaat Ujang kepikiran untuk membeli motor baru, Ujang semakin bersemangat berjualan karena apa yang diinginkan mudahan tidaklah mudah. Ujang pun berjualan cilor, terus menerus supaya keinginannya membeli motor barunya tercapai.

 

Ujang terus berjualan dari pagi hingga sore, penghasilannya pun selalu ia tabungkan karena keinginannya itu untuk membeli motor baru. Di saat Ujang berjualan ke Parongpong tidak ada satupun orang yang membeli cilor dari pagi hingga sore, Ujang pun pulang dengan sedih karena dagangannya tidak laku.

 

Ujang pun mencoba berjualan ke Lembang disana dia sangat senang karena banyak orang yang membeli dagangannya langsung laris manis,dalam sehari itu saja, keuntungannya yang ia dapat hampir tiga kali lipat lebih dari biasanya di Parongpong.

 

 

Setelah Ujang cukup tabungannya, Ujang pun langsung berangkat membeli motor barunya,dia sangat senang apa yang dia inginkan kini telah tercapai, tetapi walau Ujang udah membeli motor, kini Ujang terus berjualan dengan motor barunya hingga sampai sekarang

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait